Langsung ke konten utama

Kata Sajak ~ TIRAI BIRU

Satu warna yang menggeluti terjangan ombak yang mendesir. 
Banyak menyimpan kata dibalik langit yang samar. 
Namun penuh dengan ketenangan hati disetiap insan.

Saat nada bersiul gemuruh
saat perlahan suara itu menggema menenangkan insan hingga anak burung sekaligus. 
Nada-nada yang memecah kehangatan biru yang masih tampak dibalik tirai.

Kuas-kuas berceloteh mengungkapkan suatu rasa yang tersimpan sejak awal. 
Derap riuhan angin menyemangati senyuman pelangi diantara warna biru.

Biru, satu warna menerpah ingatan penuh dengan nostalgia. 
Saat-saat rindu dengan kehadiran nada yang berkicau dibalik gemuruh nan ombak didasar.

Biru, hati memang mendambakan biru dibalik tirai tanpa kata. 
Tanpa ucapan yang menyelimuti diruang waktu. 
Hingga kalimat-kalimat yang memang terangkai benar-benar berkata tanpa tersisih sekalipun dijiwa.


From my WP ~ https://www.wattpad.com/user-twisprakle/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerpen- DI AKHIR SENJA BIRU

Senandung biru bertebaran menggelayuti awan putih nan salju. Semilir angin begitu menghembuskan udara segar dibalik kicauan burung dipagi hari. Pancaran cahaya terlihat jelas saat bergelantung menembus arah jendela kaca, disebuah kamar seorang gadis remaja. Derap langkah perlahan gadis itu mendekat ke sudut kaca, sembari ia meraih sebuah kamera dilentikan jemari yang telah tergenggam. Nampak jelas beberapa potretan dibalik kamera, terpajang rapi ketika gadis itu tersenyum menatap foto-foto dirinya. ‘ Krakk.. ’ Suara pintu terbuka ketika seorang gadis setengah baya tiba memasuki kamar. “Kak Nadya, ada yang cari kakak..” Ucap gadis manis berkaca mata dihadapan Nadya, dia Seilla adik dari Nadya. “Siapa ?” Tanya Nadya seolah pasang kening kerut. Sesaat ia terhenti dengan kameranya. “Kak Romy,” Kata seilla dalam menyingkat perkataan itu, ia melangkah .. Sembari Nadya begitu terdiam sesaat mendengar nama itu kembali, ‘ Kenapa harus saat ini? Kenapa harus sekarang d...