Langsung ke konten utama

SECANGKIR KATA CARAMELO (Kata- Kata Sajak)

Secangkir penuh dengan rasa menyatu meski berbeda
Cokelat, mocca, vanilla, ketiga rasa yang saling menyatu
Menghadirkan satu rasa yang sangat menarik
Seperti seteguk caramel yang lagi berkata sembari tersenyum
Seperti sebuah tetesan yang kian menyatu dibalik cangkir kecokelatan

Kau tahu bagaimana rasa cinta hadir dibalik gelak tawa
Dimana sajak-sajak berpuisi bebas tanpa halangan langit
Dimana sinar rembulan menghantarkan nada-nada indah
Kau tahu bagaimana rasa rindu hadir dibalik senyuman runtuh
Dimana pecahan cokelat yang kian menebar namun menghadirkan sebuah rasa

Taburan titik-titikan granule dibalik secangkir caramel
Disanalah sebuah rasa yang tak mampu terungkap kian menjelma
Menembus kisaran bintang dibalik jendela hati
Filosofi yang tertuang dibalik cokelat caramelo
Dimana sekali tegukan, akan menikmati sebuah rasa yang terpendam dijiwa


Komentar

Postingan populer dari blog ini

CERPEN ~ LANTUNAN AYAT UNTUK BUNDA

Perlahan pintu di balik gubuk yang saat ini ku tinggali terbuka. Di sebuah gubuk yang hanya terbuat dari tabing-tabing putih. Dengan senyuman yang mulai nampak dan sedikit helaan napas sejenak. Kedua kaki ini melangkah dengan cepat, menghampiri seorang wanita paruh baya dengan mukennah yang membungkus tubuhnya. Lipatan sajadah panjang tampak ia duduki dan lingkaran tasbih yang tetap terselip di sela-sela jemarinya. Dengan lambat dan dengan pejaman mata, wanita paruh baya tersebut mencoba khusyuk dengan ucapan tasbihnya. “Subhanaallah.. Subhanaallah..” Begitu seterusnya yang terdengar oleh kedua daun telingaku. Langkahku terhenti, sembari duduk disamping wanita dengan balutan mukennah putih. Perlahan aku letakkan segelas air putih dan satu piring kecil yang berisikan tiga jenis obat disana. “Bu, jangan lupa obatnya di minum ya? Assalamualaikum,” Ucapku, sembari beranjak dari tempat ibadahnya. ‘ Krakk ’ dengan cepat jemariku menutup pintu rapat-rapat. Dengan pembatas satu...

PUISI- Apa Yang Kau Maksud Dengan Hidup? (Diterbitkan oleh WA Publisher dalam Antologi Puisi Makna Kehidupan)

Apa yang kau maksud dengan hidup? Ketika kicauan burung menggema. Memekakkan kedua pendengaranmu di pagi buta. Hingga kau mulai terbangun. Lalu menyenangkan dunia berada di sisimu. Apa itu yang kau maksud dengan hidup? Hanya berteman sajak rayuan. Yang kau lantunkan ke muka bumi. Hingga kau tak tahu, Aturan sang khalik bersemayam di dirimu. Kau malah menghempaskannya, Apa yang kau maksud dengan hidup? Seujung kuku tiada arti, Untuk semua makhluk yang tercipta. Muka dunia hanya ada, Diantara tetesan air di ujung ibu jari. Apa itu yang kau maksud dengan hidup? Kemanakah larinya langkahanmu ketika semua sirna? Apa kau hanya berdiam diri? Meratapi kesibukan pada gemerlapan dunia? Lantas, apa yang kau maksud dengan hidup? Selembar makna yang menjalar dalam hati. Menerapkan segala aturan, Milik sang khalik untuk bertopang disini. Apa itu yang kau maksud dengan kehidupan bermakna? Lebih baik, kau pikirkan saja! Kehidupan yang lebih bermakna untukmu.   ...

Kata Sajak ~ TIRAI SENJA

Menggelayut, Seakan-akan membiaskan pancaran tirai di balik langit biru.  Seakan-akan mengesankan sinar jingga di sekitaran bola bumi. Menulis, Seolah-olah jemahan diantara jari-jari tangannya tak terhenti menyapa awan.  Bagaimana, ketika tarian senja menerpa barisan diantara deretan kata menciptakan sebuah tulisan yang indah. Kicauan, Berbagai kepakan dibalik dengungan suara yang merdu.  Memekakkan kedua daun telinga seakan-akan ingin berteriak riang penuh tawa.  Saat-saat mereka mulai bernyanyi indah menatap senja. Rasakan, Pejaman kedua manik-manik mata seolah-olah menyorotkan pandangannya dengan perasaan teduh.  Menciptakan kilatan yang menderet ketika satu ulasan senyuman mulai terlukis. Senja, Sorotan cahayanya yang tak selalu terbenam melewatkan jiwa.  Pandangan tirai itu menghanyutkan sebuah ketenangan sinar yang teduh dibalik jingga. From My WP ~ Https://www.wattpad.com/user-twisprakle/