Langsung ke konten utama

Kata Sajak~ DISISI BIRU

Hei Ombak, apa kabar neptunus yang menjelajah disana?
Menapaki hamparan lautan, bebas terarah,
Terkadang riuhan secara gemuruh, menyeruakkan teriakan angin terhembus,
Seakan menerpah gemerisik cahaya awan,
Kisaran terjangan ombak seakan berderuh kencang,
Menapak jejakan kaki disini,

Hei Langit, sudahkah pancaran sinar menembus teriknya mentari?
Selalu mencoba melukiskan senyuman dibalik teriakan ombak,
Terkadang langkahan elegi menghujani kesunyian senja ditengah lautan,
Rasanya indah, menjalar bebas menerjang,
Hamparan langit dibalik ombak disisi biru,

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerpen- DI AKHIR SENJA BIRU

Senandung biru bertebaran menggelayuti awan putih nan salju. Semilir angin begitu menghembuskan udara segar dibalik kicauan burung dipagi hari. Pancaran cahaya terlihat jelas saat bergelantung menembus arah jendela kaca, disebuah kamar seorang gadis remaja. Derap langkah perlahan gadis itu mendekat ke sudut kaca, sembari ia meraih sebuah kamera dilentikan jemari yang telah tergenggam. Nampak jelas beberapa potretan dibalik kamera, terpajang rapi ketika gadis itu tersenyum menatap foto-foto dirinya. ‘ Krakk.. ’ Suara pintu terbuka ketika seorang gadis setengah baya tiba memasuki kamar. “Kak Nadya, ada yang cari kakak..” Ucap gadis manis berkaca mata dihadapan Nadya, dia Seilla adik dari Nadya. “Siapa ?” Tanya Nadya seolah pasang kening kerut. Sesaat ia terhenti dengan kameranya. “Kak Romy,” Kata seilla dalam menyingkat perkataan itu, ia melangkah .. Sembari Nadya begitu terdiam sesaat mendengar nama itu kembali, ‘ Kenapa harus saat ini? Kenapa harus sekarang d...